Rumah Sehat

2 02 2008

RUMAH SEHAT, MANUSIA SEHAT

Sekitar dua pertiga kehidupan manusia dihabiskan di dalam rumah. Di kota-kota besar pun, yang mobilitas manusianya sangat tinggi dan kuantitas keberadaannya di rumah minim, rumah memegang peranan penting sebab disanalah manusia berlindung, bersosialisasi, dan membina keluarga. Oleh sebab itu, kualitas kesehatan rumah harus diperhatikan agar rumah berfungsi sempurna sesuai dengan kebutuhan.

SIRKULASI

Sirkulasi merupakan area pergerakan yang penting dan paling sering dilalui penghuni. Meskipun hanya digunakan sebagai “jalur untuk lewat”, keamanan sirkulasi perlu dipertahankan dengan cermat karena kecelakaan dalam rumah paling sering terjadi di area sirkulasi seperti koridor atau tangga yang disebabkan kurangnya pencahayaan, adanya penghalang, atau licin.

Beberapa tips mengenai sirkulasi :
• Lebar minimal 90 cm untuk membuat dua orang berpapasan, terutama tangga.
• Bebas dari benda penghalang.
• Penerangan yang cukup, terutama tangga.
• Jarak antar furniture 60 cm.
• Pada setiap sirkulasi, hendaknya memiliki jenis lantai yang sama. Hindari material yang berbeda, misalnya setengah lantai kayu setengah keramik.
• Bebaskan area sirkulasi dari sisi atau ujung furniture yang tajam.

PENGUDARAAN

Seperti halnya manusia, rumah pun perlu bernafas sehingga manusia sebagai penghuni dapat bernafas dengan baik pula. Udara bersih dan sehat sudah selayaknya didapatkan dalam rumah sehingga menciptakan energi serta kesehatan yang baik.

Polusi udara dalam rumah dapat disebabkan dua aspek. Pertama, masuknya udara kotor dari luar rumah ke dalam rumah. Bila lokasi rumah berada di kawasan perkotaan yang padat serta minim unsur penghijauan, hendaknya rumah menghindari masuknya udara luar dengan mengganti sistem ventilasi. Misalnya dengan menanam tanaman di sekitar dan dalam rumah sebagai filter dan buffer, menggunakan fan sebagai sumber pergerakan udara, atau bahkan air conditioning bila mendesak diperlukan.

Kedua, polusi udara yang disebabkan dari dalam rumah itu sendiri, misalnya material bangunan, kondisi rumah, dan lain-lain. Polusi udara kedua ini dapat dikontrol sejak tahap desain hingga pembangunannya.

Beberapa tips menghindari atau mengurangi polusi udara dalam rumah :
• Hindari merokok dalam rumah, sebab asap rokok tidak hanya beterbangan di udara, namun juga menempel pada kain dan furniture hingga menimbulkan bau tidak sedap.
• Buka jendela lebar-lebar setiap pagi untuk mendapatkan udara segar alami. Akan lebih baik jika terdapat dua buah bukaan dalam satu ruang sehingga diperoleh cross ventilation.
• Gunakan exhaust fan dalam ruang agar udara di dalam ruang dapat berganti secara berkala terutama untuk ruang tertutup seperti toilet dan ruang lain yang tidak berjendela. Bersihkan fan secara teratur.
• Gunakan material natural semaksimal mungkin, terutama cat dinding dengan berbahan dasar air.

PENCAHAYAAN

Pencahayaan atau penerangan adalah salah satu unsur yang berpotensi besar dalam menyehatkan manusia. Tidak saja berguna untuk kesehatan fisik namun juga untuk kesehatan psikologis, karena cahaya terang akan memberikan efek menyenangkan dan energik. Sedangkan cahaya temaram membuat ritme menjadi lambat dan rileks.

Cahaya yang paling baik adalah yang berasal dari sinar matahari, dimana untuk daerah tropis terjadi antara pukul 7 hingga 10 pagi. Di dalam rumah, kita mendapatkan sinar matahari melalui jendela rumah dan bukaan. Tidak sulit untuk menciptakan penerangan alami untuk sebuah rumah sederhana. Dalam satu ruangan, minimal 20% dari luas lantai sebaiknya dibuat bukaan masuknya pencahayaan alami.


123469_11.jpg

Beberapa tips mengenai pencahayaan:
• Beri bukaan penuh pada sisi rumah yang menghadap timur untuk mendapatkan sinar matahari yang sehat.
• Bukalah jendela lebar-lebar terutama pagi hari dan singkap tirai semaksimal mungkin.
• Gunakan kaca untuk memantulkan sinar matahari di ruangan yang sempit dan gelap.
• Ciptakan atrium atau kaca di bagian atap rumah untuk menangkap sinar matahari yang mampu menerangi seluruh rumah.
• Hindari penggunaan kaca berwarna untuk jendela, karena akan mengurangi intensitas cahaya yang masuk.

Beberapa tips diatas mungkin cukup dijadikan sebagai bahan referensi pada saat mengatur dan menata rumah Anda. Sebagai sebuah keluarga, rasanya tidak ada lagi tempat yang senyaman rumah sendiri, jika diatur sesuai selera dan kebutuhan pribadi. Home sweet home…. (kompilasi dari berbagai sumber)

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: