DELEGASI TUGAS? WHY NOT….

28 02 2008

Anda pasti sering mendengar istilah ini: PENDELEGASIAN.
Pendelegasian ini sangat penting di semua tingkatan organisasi, baik
bisnis maupun sosial; dan sebaiknya dipelajari oleh siapapun, yang
ingin menjadi PEMIMPIN YANG BERHASIL. Pendelegasian ini merupakan
sarana manajemen terbaik, yang tersedia bagi eksekutif. Tetapi, kita
bahkan sering mendengar berita tentang eksekutif perusahaan yang
tidak dapat mendelegasikan tugas.

Jika TIDAK ADA PENDELEGASIAN dalam suatu organisasi atau perusahaan,
sehingga organisasi ini sepenuhnya berpusat pada ENERGI SATU ORANG,
maka akibatnya adalah, organisasi ini akan menjadi KAKU, BERAT, dan
LAMBAN BERAKSI. Dan, tidak ada unsur aktif progresif dalam strategi
manajemennya yang memprediksi masa depannya. Pada gilirannya,
organisasi atau perusahaan ini menjadi terhambat, tertatih-tatih
berjalan, dan akhirnya menyerah pada penurunan ekonomi secara tragis!

Mengapa kita harus mendelegasikan tugas? Manfaat pendelegasian ada
dua, yaitu membantu pimpinan atau manajer untuk menjadi efisien dan
efektif, serta sangat penting bagi pengembangan potensi pegawai
bawahannya. Sehingga kekuatan serta efisiensi perusahaan secara
keseluruhan akan meningkat!

Pendelegasian yang berhasil, akan mengurangi tuntutan bawahan atas
waktu Anda, dan memaksa mereka untuk lebih banyak membawa solusi
kepada Anda. Sehingga Anda memperoleh banyak waktu dan kesempatan
untuk berpikir, merenungkan, dan membuat rencana.

Seni mendelegasikan menggambarkan kepercayaan bawahan Anda, bahwa
mereka dapat menyelesaikan pekerjaannya. Pendelegasian ini juga
memberikan manfaat bagi bawahan Anda. Jika mereka belajar bahwa Anda
percaya kepada mereka, bahwa Anda memberikan peluang untuk tumbuh
dan diakui; maka mereka akan bangkit untuk memenuhi pengharapan Anda.

Demikian juga, kegigihan Anda memotivasi agar mereka menghadapi
setiap tantangan, belajar untuk mendefinisikan masalah dengan tepat,
mencari akar dari persoalan, mencari pemecahan terbaik, dan
menyajikannya kepada Anda lengkap dengan rencana tindakan mereka…ini
merupakan LATIHAN MANAJERIAL TERBAIK bagi mereka. Tindakan
pendelegasian dapat memperluas ketrampilan dan pengalaman bawahan
Anda! Anda dapat membuat mereka menjadi lebih bernilai bagi dirinya
sendiri dan organisasi atau perusahaan.

Sebenarnya tindakan mendelegasikan tugas itu cukup sederhana. Yang
penting Anda ketahui, ada 4 (empat) langkah dasar dalam proses
pendelegasian, sebagai berikut:

1. Memilih bawahan

Siapa yang memiliki, atau dapat memiliki semua
data yang perlu untuk mengerjakan pekerjaan? Apakah dia memiliki
kemampuan untuk menangani masalahnya? Apakah Anda yakin dapat
berharap, bahwa orang yang Anda beri tugas itu bisa berhasil?

2. Saling menyetujui hasil akhirnya

Anda tidak akan memboroskan aktu dalam pembicaraan hal ini. Harus ada pengertian penuh dari semua pihak mengenai sasaran yang diinginkan, dan penjelasan
bagaimana sasaran itu akan diukur. Tetapi rincian mengenai cara
bagaimana tugas itu akan diselsesaikan, sebaiknya diserahkan kepada
bawahan, selama masih berada dalam batasan pedoman dan kebijakan
perusahaan.

3. Memberikan wewenang dan sarana untuk menyelesaikan tugas

Tantangannya terletak pada kepastian, bahwa individu cukup wewenang
untuk menyelesaikan tugas secara proporsional. Tetapkan batas
bidang, dimana individu bebas untuk bertindak sendiri, dan sediakan
cukup dana, sumberdaya manusia, serta waktu untuk menyelesaikan
pekerjaan. Tetapkan koordinasi yang Anda perkirakan perlu, dan
pastikan bahwa semua yang berkepentingan diberitahu dengan jelas
mengenai hal ini.

4. Memantau tugas penting

Anda harus lebih banyak memeriksa tugas ang Anda berikan, daripada memeriksa orangnya! Anda bebas erkeliling untuk memantau bawahan Anda, tetapi berkonsentrasilah ada usaha untuk menemukan kekuatan dan keberhasilan. Tidak mudah mengomel atas terjadinya kesalahan dan kelemahan kecil! Anda sedang
dalam proses untuk membangun kepercayaan dan saling percaya, dan hal
ini memerlukan pemusatan perhatian pada segi positif dari sumberdaya
manusia Anda.

Melalui Seni MENDELEGASIKAN TUGAS ini, Anda dapat menyediakan IKLIM
yang menumbuhkan RASA SALING PERCAYA dan pertumbuhan yang MEMUPUK
MOTIVASI setiap pegawai Anda.

Apakah Anda dapat membayangkan EFISIENSI dan PRODUKTIVITAS setiap
divisi di perusahaan Anda, dimana setiap orang di dalamnya mampu
menangani masalah – seakan-akan itu masalahnya sendiri, dan berusaha
untuk memenuhi standar lebih tinggi, serta merasa dirinya seorang
pemenang?

dari berbagai sumber





Rumah Sehat

2 02 2008

RUMAH SEHAT, MANUSIA SEHAT

Sekitar dua pertiga kehidupan manusia dihabiskan di dalam rumah. Di kota-kota besar pun, yang mobilitas manusianya sangat tinggi dan kuantitas keberadaannya di rumah minim, rumah memegang peranan penting sebab disanalah manusia berlindung, bersosialisasi, dan membina keluarga. Oleh sebab itu, kualitas kesehatan rumah harus diperhatikan agar rumah berfungsi sempurna sesuai dengan kebutuhan.

SIRKULASI

Sirkulasi merupakan area pergerakan yang penting dan paling sering dilalui penghuni. Meskipun hanya digunakan sebagai “jalur untuk lewat”, keamanan sirkulasi perlu dipertahankan dengan cermat karena kecelakaan dalam rumah paling sering terjadi di area sirkulasi seperti koridor atau tangga yang disebabkan kurangnya pencahayaan, adanya penghalang, atau licin.

Beberapa tips mengenai sirkulasi :
• Lebar minimal 90 cm untuk membuat dua orang berpapasan, terutama tangga.
• Bebas dari benda penghalang.
• Penerangan yang cukup, terutama tangga.
• Jarak antar furniture 60 cm.
• Pada setiap sirkulasi, hendaknya memiliki jenis lantai yang sama. Hindari material yang berbeda, misalnya setengah lantai kayu setengah keramik.
• Bebaskan area sirkulasi dari sisi atau ujung furniture yang tajam.

PENGUDARAAN

Seperti halnya manusia, rumah pun perlu bernafas sehingga manusia sebagai penghuni dapat bernafas dengan baik pula. Udara bersih dan sehat sudah selayaknya didapatkan dalam rumah sehingga menciptakan energi serta kesehatan yang baik.

Polusi udara dalam rumah dapat disebabkan dua aspek. Pertama, masuknya udara kotor dari luar rumah ke dalam rumah. Bila lokasi rumah berada di kawasan perkotaan yang padat serta minim unsur penghijauan, hendaknya rumah menghindari masuknya udara luar dengan mengganti sistem ventilasi. Misalnya dengan menanam tanaman di sekitar dan dalam rumah sebagai filter dan buffer, menggunakan fan sebagai sumber pergerakan udara, atau bahkan air conditioning bila mendesak diperlukan.

Kedua, polusi udara yang disebabkan dari dalam rumah itu sendiri, misalnya material bangunan, kondisi rumah, dan lain-lain. Polusi udara kedua ini dapat dikontrol sejak tahap desain hingga pembangunannya.

Beberapa tips menghindari atau mengurangi polusi udara dalam rumah :
• Hindari merokok dalam rumah, sebab asap rokok tidak hanya beterbangan di udara, namun juga menempel pada kain dan furniture hingga menimbulkan bau tidak sedap.
• Buka jendela lebar-lebar setiap pagi untuk mendapatkan udara segar alami. Akan lebih baik jika terdapat dua buah bukaan dalam satu ruang sehingga diperoleh cross ventilation.
• Gunakan exhaust fan dalam ruang agar udara di dalam ruang dapat berganti secara berkala terutama untuk ruang tertutup seperti toilet dan ruang lain yang tidak berjendela. Bersihkan fan secara teratur.
• Gunakan material natural semaksimal mungkin, terutama cat dinding dengan berbahan dasar air.

PENCAHAYAAN

Pencahayaan atau penerangan adalah salah satu unsur yang berpotensi besar dalam menyehatkan manusia. Tidak saja berguna untuk kesehatan fisik namun juga untuk kesehatan psikologis, karena cahaya terang akan memberikan efek menyenangkan dan energik. Sedangkan cahaya temaram membuat ritme menjadi lambat dan rileks.

Cahaya yang paling baik adalah yang berasal dari sinar matahari, dimana untuk daerah tropis terjadi antara pukul 7 hingga 10 pagi. Di dalam rumah, kita mendapatkan sinar matahari melalui jendela rumah dan bukaan. Tidak sulit untuk menciptakan penerangan alami untuk sebuah rumah sederhana. Dalam satu ruangan, minimal 20% dari luas lantai sebaiknya dibuat bukaan masuknya pencahayaan alami.

http://felixchristiono.files.wordpress.com/2008/02/123469_11.jpg
123469_11.jpg

Beberapa tips mengenai pencahayaan:
• Beri bukaan penuh pada sisi rumah yang menghadap timur untuk mendapatkan sinar matahari yang sehat.
• Bukalah jendela lebar-lebar terutama pagi hari dan singkap tirai semaksimal mungkin.
• Gunakan kaca untuk memantulkan sinar matahari di ruangan yang sempit dan gelap.
• Ciptakan atrium atau kaca di bagian atap rumah untuk menangkap sinar matahari yang mampu menerangi seluruh rumah.
• Hindari penggunaan kaca berwarna untuk jendela, karena akan mengurangi intensitas cahaya yang masuk.

Beberapa tips diatas mungkin cukup dijadikan sebagai bahan referensi pada saat mengatur dan menata rumah Anda. Sebagai sebuah keluarga, rasanya tidak ada lagi tempat yang senyaman rumah sendiri, jika diatur sesuai selera dan kebutuhan pribadi. Home sweet home…. (kompilasi dari berbagai sumber)